Mobil Gran Max Sitaan Sarana Curanmor yang Disembunyikan dan Diubah Warnanya Diduga Dikuasai Keluarga Mantan Katim Resmob Polres Blora
Berita BanaspatiNetSeven.com ][ BLORA — Dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penanganan barang bukti kembali mencuat di wilayah hukum Polres Blora. Almarhum Dwi Wahyudi alias Black, yang semasa hidupnya pernah menjabat sebagai Kepala Tim (Katim) Resmob Polres Blora, diduga kuat membawa lari satu unit armada barang bukti hasil kejahatan berupa mobil Daihatsu Gran Max.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kesaksian pihak yang dimintai tolong, kendaraan tersebut awalnya merupakan barang sitaan dari kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Mobil itu diamankan dari wilayah Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, dari tangan seorang pelaku kejahatan yang diduga berasal dari Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora. Pengamanan barang bukti tersebut turut ditengahi oleh Kanit Polsek Sulang saat itu, yang kini dilaporkan telah berpindah tugas ke wilayah lain di Kabupaten Rembang.
Alih-alih dimasukkan ke dalam penyimpanan resmi untuk proses hukum lebih lanjut, mobil Gran Max tersebut justru dibawa dan diduga sengaja diubah warnanya. Saat ini, kendaraan sitaan itu dikabarkan telah dikuasai dan disembunyikan oleh pihak keluarga Almarhum.
Temuan ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak yang menuntut adanya transparansi dan penegakan hukum yang tidak pandang bulu. Praktik penguasaan barang bukti secara ilegal oleh oknum aparat Kepolsian, baik yang masih aktif maupun yang sudah meninggal dunia, merupakan bentuk pelanggaran berat yang mencederai keadilan publik.
Masyarakat mendesak Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Kapolda Jateng) serta Kapolres Blora yang baru untuk segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini. Penyelidikan harus dilakukan secara tegas guna melacak keberadaan seluruh barang bukti yang saat ini dikuasai secara melawan hukum oleh pihak keluarga, tanpa ada yang ditutupi. Langkah ini dinilai krusial untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap integritas institusi kepolisian.
Redaksi